Top 10 Berita Bola: Jadwal Neraka 12 Hari Jadi Ujian Sesungguhnya Manajer MU

Liputan6.com, Jakarta – Manchester United (MU) baru saja terpeleset pertama kali sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Mereka ditahan Burnley 2-2. Dengan begitu, rentetan delapan kemenangan terhenti.

Hasil tersebut merupakan modal buruk bagi MU. Pasalnya, mereka bakal melakoni jadwal neraka dalam kurun 12 hari pada bulan depan.

Tantangan MU ini menjadi berita terpopuler kanal bola Liputan6.com pada Rabu (30/1/2019). Berikut daftar lengkap top 10 hari ini:

1. Jadwal Neraka 12 Hari Jadi Ujian Sesungguhnya Manajer MU

Manajer interim Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer mendapat ujian besar pada kariernya di Old Trafford. Dia harus menjalani jadwal neraka berdurasi 12 hari.

MU bakal meladeni Paris Saint-Germain (Liga Champions), Chelsea (Piala FA), dan Liverpool (Liga Inggris) bulan depan. Nasib mereka pada tiga kompetisi tersebut pun ditentukan di sana.

Tidak mudah meraih hasil positif mengingat kualitas lawan. Namun, keberhasilan meraih kemenangan akan memperkuat daya tawar Solskjaer untuk menjadi manajer permanan The Red Devils. Selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

Berita Populer Lain

Aksi Marcus Rashford melewati pemain Burnley pada laga lanjutan Premier League berlangsung di stadion Old Trafford, Manchester, Rabu (30/1). Man United ditahan imbang 2-2 kontra Burnley. (AFP/Paul Ellis)

2. 5 Hal yang Jarang Diketahui soal Striker Muda MU Peniru Ronaldo

Marcus Rashford menjelma menjadi predator mengerikan di lini depan Manchester United (MU). Bahkan, dia sudah melebihi Cristiano Ronaldo saat masih membela MU pada 2003 hingga 2009.

Dalam delapan pertandingan terakhir bersama MU di semua kompetisi atau setelah dipecatnya Jose Mourinho, Rashford mampu mencetak lima gol. Total, di Liga Inggris musim ini, Rashford mampu mencetak delapan gol dan enam assist dari 20 pertandingan.

Striker muda MU berusia 21 tahun tersebut telah memelaskan 45 sepakan, 25 di antaranya on target. Artinya, akurasi sepakan Rashford sebesar 56 persen merepotkan kiper lawan. Selengkapnya di sini.

3. Tidak Mau Jadi Pelayan, Striker MU Pilih Cetak Gol

Romelu Lukaku menunjukkan kapasitas sebagai pengatur serangan Manchester United (MU) pada laga Piala FA melawan Arsenal di Piala FA. Dia membuat dua assist untuk membantu tim berjaya 3-1.

Namun, pemain asal Belgia tersebut tidak mau menjalankan peran tersebut secara permanen.

“Saya adalah pencetak gol. Saya ingin mencetak gol setiap laga,” tegas Lukaku, dilansir situs resmi MU. “Tapi saya juga tidak bermasalah membuat assist. Jika bisa rutin menyumbang, maka saya akan sangat bahagia.” Selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Top 10