Seperti Frenkie De Jong, 3 Transfer Ini Paksa Barcelona Kuras Kocek

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona selama ini memang dikenal sebagai klub yang doyan mengembangkan pemain muda lewat akademi La Masia. Namun setidaknya dalam tujuh tahun terakhir, paradigma itu seperti berakhir.

Barcelona dulu punya jebolan La Masia yang tokcer. Sebut saja Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Carlos Puyol, Sergio Busquets dan Carles Puyol.

Semua itu tinggal kenangan. Sejak Jose Maria Bartomeu menjadi presiden, Barcelona seperti ingin mencari pemain yang sudah jadi saja.

Teranyar contohnya Frenkie de Jong. Gelandang muda asal Belanda ini diboyong Barcelona dengan transfer 86 juta euro dan mendapatkan sambutan baik dari publik.

Tak hanya Frenkie de Jong, sudah ada beberapa transfer yang sukses menguras kocek Barcelona dalam-dalam. Transfer siapa saja? Berikut detailnya seperti dilansir Marca:

2 dari 4 halaman

3. David Villa

4. David Villa – Keunikan terjadi saat David Villa ditransfer dari Valencia ke Barcelona. Jelang menandatangani kontrak pada 2010, Villa disodori klausul anti rasisme dalam kontraknya. (AFP/Aaron Sprecher)

David Villa menjadi pengganti untuk Zlatan Ibrahimovic yang dijual ke AC Milan usai Piala Dunia 2010 lalu. Ini merupakan salah satu Sandro Rosell saat pemilihan presiden Barcelona.

Barcelona saat itu memboyong David Villa dengan transfer 40 juta euro usai penampilan menawan bersama Spanyol dan juga Valencia. Uang sebesar itu cukup besar di masa itu untuk pembelian transfer pemain yang sudah berusia 29 tahun.

Villa beradaptasi cukup baik di dua musim pertamanya bersama Barcelona. Dia juga mencetak dua gol saat Barcelona menang 5-0 atas Real Madrid juga cetak gol di final Liga Champions di Wembley.

Memasuki 2012, Villa mulai bermasalah dengan cedera utamanya saat kakinya patah satu bulan setelah final Liga Champions di Wembley. Ini membuatnya tidak tampil seperti biasa lagi.

3 dari 4 halaman

2. Philippe Coutinho

7. Philipe Coutinho – Kepindahannya ke Barcelona tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan. Coutinho tampak kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain La Liga. Namun ketertarikan PSG membuat nya bisa segera berpindah. (AFP/Benjamin Cremel)

Barcelona selalu mengidamkan Philippe Coutinho yang bersinar di Liverpool. Namun keinginan Barcelona selalu dijegal Liverpool yang tak mau kehilangan pemain bintangnya.

Namun keinginan untuk memboyong Coutinho akhirnya tercapai pada 2017 lalu. Apalagi Barcelona sudah kehilangan Neymar yang dibeli PSG dengan transfer 222 juta euro.

Barcelona akhirnya bersedia membayar Coutinho dengan transfer 120 juta euro. Namun alih-alih seperti Neymar, Coutinho belum menemukan permainan terbaik bersama Barcelona.

Dia seperti kehilangan arah dan kesulitan cetak gol di Barcelona. Ini mungkin salah satu transfer termahal yang belum memenuhi harapan Barcelona.

4 dari 4 halaman

1. Neymar

Striker Barcelona, Neymar, bersama Andres Iniesta merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Real Madrid pada laga La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Barcelona, Sabtu (21/11/2015). (AFP/Javier Soriano)

Neymar merupakan salah satu pembelian yang cukup berhasil oleh Barcelona. Mencuat bersama Santos, Neymar sudah jadi buruan klub besar Eropa sejak 2011.

Namun Barcelona juga yang akhirnya sukses memboyong Neymar pada 2013 lalu. Dia diboyong dengan transfer 57,1 juta euro meski diduga pembeliannya lebih dari harga ini.

Harga mahal ini mampu dibayar Neymar dengan sempurna. Dia menjadi elemen vital untuk Barcelona dan bahkan mampu menciptakan trio maut Messi, Suarez dan Neymar di lini depan.

Fans Barcelona pun mencintai Neymar. Namun bintang asal Brasil ini merasa masih kalah pamor dari Messi sehingga memilih untuk hengkang pada 2016 lalu ke PSG.