MU vs Burnley, Sean Dyche Puji Kecerdikan Solskjaer

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) terus menunjukkan tren positif. Saat ini, Man United yang diesut manajer interim Ole Gunnar-Solskjaer berhasil merebut 8 kemenangan beruntun.

Kehebatan Solskjaer dalam meramu Man United mendapatkan pujian dari manajer Burnley, Sean Dyche.Kunci kebangkitan MU bersama Solskjaer disebutnya karena mampu membiarkan pemain MU bermain lebih bebas.

Dyche bukannya meragukan kualitas taktik Solskjaer, hanya dia percaya Solskjaer sebenarnya tak terlalu berpengaruh pada takik.

Solskjaer sebenarnya merupakan pilihan cepat MU pasca memecat Jose Mourinho. Kala itu, tak banyak ekspektasi pada Solskjaer karena kurangnya pengalaman dia, tapi ternyata dia mampu melebihi semua harapan tersebut.

Jelang laga MU vs Burnley, Rabu (30/1) dini hari WIB nanti, Dyche menilai Solskjaer layak dapat acungan jempol. Menurutnya, Solskjaer telah menghadirkan energi baru bagi skuat MU untuk bermain lebih bebas dan agresif.

Di sisi lain, Dyce juga menilai Solskjaer sebenarnya tak banyak berperan dalam perubahan taktik MU.

2 dari 3 halaman

Rasa Berbeda

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menganggap Paul Pogba layak menjadi kapten The Red Devils. (AFP/Paul Ellis)

Sejak ditangani Solskjaer, permainan MU memang berubah drastis. Dahulu, bersama Mourinho, MU sering tampil defensif dan pasif, tapi gaya bermain itu sudah dibuang jauh-jauh.

Solskjaer tampaknya memberi kebebasan pada banyak pemain MU untuk mengekspresikan diri mereka di lapangan. Hasilnya? Delapan kemenangan beruntun.

“Dari sudut pandang eksternal, tampaknya dia [Solskjaer] hanya berusaha sedikit melepaskan kontrol dan lebih membebaskan pemain,” kata Dyche di fourfourtwo.

“Para pemain terlihat kembali mendapatkan sedikit tambahan energi. Saya pikir itu juga merupakan kemampuan khusus. Saya yakin itulah yang dia perbuat, dia mampu membuat tim ini memiliki rasa yang berbeda dengan caranya sendiri.”

3 dari 3 halaman

Tak Meremehkan Mourinho

Di saat yang sama, Dyche bukan bermaksud meremehkan kualitas Mourinho. Dia yakin Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik, hanya Solskjaer mampu menyulut kobaran api dalam hati para pemain MU, dan kemampuan itu tak dipunyai semua pelatih.

“Saya kira mereka [skuat MU] telah merespons hal itu [kebebasan] dan mereka memberikan performa yang apik. Terlihat sedikit percikan semangat – bukan perubahan taktik yang masif, tapi ada percikan semangat dalam tim.”

“Saya tidak meragukan Jose Mourinho, saya pikir dia adalah pelatih top yang luar biasa. Solskjaer hanya mampu mengubah rasa dalam tim, dia datang dan mereka merespons,” tandas dia.

Sumber: Bola.net