Fakta Menarik MU vs Burnley: Potensi Solskjaer Cetak Rekor

Liputan6.com, Manchester – Liga Inggris pekan ke-24 akan mempertandingkan laga Manchester United (MU) vs Burnley, Rabu (30/1/2019) dini hari WIB. Setan Merah -julukan MU- diunggulkan untuk menang pada laga yang berlangsung di Old Trafford ini.

Manajer sementara MU, Ole Gunnar Solskjaer ingin menjadikan laga ini sebagai tangga untuk membuat MU finis sebaik mungkin.

“Apa yang terpenting sekarang adalah membuat tim berada di posisi yang bagus di akhir musim,” ujar Solskjaer seperti dilansir BBC.

MU sejauh ini berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris. Pogba dan kawan-kawan mengemas 44 poin, hanya tertinggal selisih gol dari peringkat kelima, Arsenal.

Situasi ini membuat MU sangat berpeluang finis di empat besar dan masuk Liga Champions. Syaratnya, Paul Pogba dan kawan-kawan harus konsisten hingga musim ini berakhir.

2 dari 3 halaman

Burnley Percaya Diri

Pelatih Burnley, Sean Dyche. (AFP/Paul Ellis)

Di sisi Burnley, Sean Dyche selaku manajer mengakui laga melawan MU akan sulit. Namun ia yakin timnya bisa tampil maksimal di markas lawan.

“Permainan kami akhir-akhir ini cukup baik. Kami tampil konsisten dan kami harus berada di standar tertinggi tersebut,” kata Dyche.

Laga MU vs Burnley menyimpan beberapa fakta menarik. Apa saja itu? Berikut daftarnya.

3 dari 3 halaman

Fakta Menarik

1. Jika menang melawan Burnley, Solskjaer bisa menjadi manajer pertama dalam sejarah yang memulai tujuh laga awalnya di Liga Inggris dengan kemenangan.

2. Burnley terakhir kali menang atas MU pada September 1962 dengan skor 5-2.

3. Jika mencetak gol, Marcus Rashford bisa menjadi pemain termuda ketiga yang mencetak gol di lima laga beruntun di Liga Inggris. Sebelum Rashford, ada Nicolas Anelka di musim 1998 dan Jose Antonio Reyes di musim 2004.

4. Burnley belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris. Ini merupakan rekor klub setelah enam pertandingan di Februari dan April 2018.

5. Manajer Burnley, Sean Dyche telah kalah di delapan pertandingan Liga Inggris melawan tim dari enam besar. Timnya kebobolan 25 gol, dan hanya mencetak tiga gol.