Dua Eks Liverpool Beda Pendapat Soal Van Dijk

Dua mantan pemain Liverpool, Glen Johnson dan Ryan Babel mempunyai pandangan bertolak belakang soal kedahsyatan yang dipunyai palang pintu tumpuan The Reds ketika ini, Virgil van Dijk.

Sejak datang dari Southampton mula 2018 lalu, Van Dijk langsung menjelma menjadi tembok tangguh untuk Liverpool. Bek 27 tahun tersebut membuktikan bahwa Liverpool tak salah menggelontorkan dana sampai 75 juta poundsterling guna merekrutnya.

Van Dijk sekali lagi mengindikasikan performa berkelas saat tampil lugas dan turut mencetak gol untuk membawa Liverpool menyingkirkan Bayern Munchen dan melaju ke perempat final Liga Champions.

Tanpa Kelemahan

Kehebatan Van Dijk pun menciptakan Johnson terpukau. Johnson juga tak sungkan untuk menuliskan bahwa ia hendak Van Dijk menjadi teman setimnya saat dirinya masih membela Liverpool dulu.

“Sebagai pemain, kita tidak hendak melihat orang lain di dekat Anda panik Login Sbobet dan tersebut satu urusan yang belum pernah saya lihat dari Van Dijk. Ketika pemain lain menyaksikan Van Dijk begitu tenang dalam masing-masing situasi, tersebut menular dan seluruh orang lebih percaya diri,” ujar Johnson untuk talkSPORT.

“Akan ada peluang berkali-kali di Liga Champions saat Anda menghadapi striker ruang belajar dunia, dan Van Dijk ialah pemain yang kita butuhkan guna meredam mereka. Saya hendak memilikinya di Liverpool saat saya sedang di sana,” tambahnya.

Punya Kelemahan

Namun pandangan bertolak belakang dilontarkan eks bomber Liverpool, Babel. Menurutnya, Van Dijk yang pun rekan setimnya di kesebelasan nasional Belanda tersebut mempunyai kelemahan.

“Virgil jelas sudah berkembang dalam sejumlah tahun terakhir. Saya rasa dia dapat lebih baik 30 persen. Saya merasa dia masih bermain pada level 70 persen. Dia dapat sangat lebih baik lagi. Dia dapat menjadi cepat andai dia mau,” tutur Babel untuk The Times.

“Dia mempunyai kelemahan. Saya enggan mengatakannya. Saya rasa tak terdapat satu pemain juga di Premier League yang menyadarinya,” tukasnya.